Kami menerima tulisan maupun foto pertunjukan. Silahkan kirim ke tomo_orok@hotmail.com

Rabu, 07 November 2007

Lalu?

>> Sekedar hanya <<

Di (room) samping saya tadi duduk manis perempuan wangi dan cantik. Ini di Warnet. Ruangan kecil yang bisa menjadi tempat "ngintip" ruang-ruang kecil dari ruang besar di dunia.

Dari ruang kecil ini saya bisa "mengintip" Karang Kemojing - sebuah tempat yang jelas-jelas tak termuat di peta atlas Indonesia-. Meski di google earth Karang Kemojing cuma terlihat sebagai cekungan hitam diantara gunung-gunung karang berwarna putih, tapi saya bisa membayangkan bagaimana aktivitas Karang Kemojing saat ini, detik ini (Karang Kemojing adalah sebuah tanah perdikan di sekitar perbatasan Jawa Barat -Jawa Tengah. Coba klik google earth search Ajibarang/Purwokerto. Maka di arah barat daya ada tampak pegunungan berwarna putih)

Lewat ruang kecil ini pula saya bisa "ngintip" si teater.

Teater bukan sesuatu yang kokoh dan bisa berdiri sendiri. Salah besar bahwa teater adalah gudang penjawab semua pertanyaan. Dia bukan paman google.
Salah besar bila para pelaku teater mengeram seorang diri di dalam kubangan kelompoknya. Berkubang ditahi bau.

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Muter2 dalam rantai setan kesenian.
Masak kalah sama iklan teh sosro yang bisa memutus rantai itu.

cacing di makan ayam, ayam di makan orang, orang dimakan teater.

Teater, Kejam!

Penggemar iklan lokal

anton mengatakan...

cak tomo, dateng ya utk kopdar bali blogger minggu besok. info lbh lengkap klik http://www.balebengong.net

General Rehearseal

General Rehearseal
a Time between Us by Teater Satu Kosong Delapan

Exercise

Exercise
Teater Satu Kosong Delapan