Kami menerima tulisan maupun foto pertunjukan. Silahkan kirim ke tomo_orok@hotmail.com

Rabu, 07 November 2007

Circle K, Copy & Paste untuk Gerai Ritel Teater

>>BUSINESS OPPORTUNITY<<
MAU BISNIS SIMPEL? BUKA TOKO RITEL TEATER


Mini store 24 jam produk local kini hadir di bisnis ritel consumer goods. Selain menawarkan berbagai kelebihan, investor juga dijanjikan balik modal dalam setahun.

Bentuk gerainya sederhana. Layaknya sebuah toko ritel yang didominasi dengan nuansa hijau. Isi dalamnya, adalah produk-produk consumer goods, seperti minuman ringan nonalkohol, rokok, tissue, permen, obat-obatan, house hold, majalah, CD, VCD/DVD, laundry outlet, kartu telepon prabayar dan berbagai barang lainnya. Pendeknya, di dalam toko ritel tersebut bisa tersedia 600 hingga 2000 item produk. Itulah gerai baru toko ritel 24 jam yang bernama Circle K. CK, adalah toko ritel yang dikembangkan oleh beberapa ahli yang berlatar belakang ritel, industri rokok, tekstil dan distribusi. Kolaborasi dari para ahli ini akhirnya muncul konsep toko yang simple (simple store) yang pertama kali di Indonesia (asumsi ini ngga pake survey). “Toko kami bisa diletakkan di berbagai tempat terbuka seperti halaman parkir, tempat hiburan, sekolahan, ruko, mal atau gedung kantor dan beberapa lagi lainnya,” kata penjaganya yang cantik (Note for storegirl: Sumpah kalo saya sukses, bakal saya ajak kamu kawin).

Tapi sayang kali ini saya tidak akan bilang masalah bagaimana cara saya untuk mendekati cewek tersebut, atau seberapa besar uang yang saya keluarkan untuk belanja di ritel itu permalam.
Ngga akan nyambung dengan blog teman saya (Mbro kau gila ya, kau kasih saya tempat untuk mengkritik ruangmu ini) yang dibikin dari sisa-sisa kekuatan untuk tetap meyakinkan bahwa teater memang sebuah ruang yang ideal. Tempat ini dibuat untuk menghidupkan teater dan mematikan teater. Sekali lagi kamu gila mBro!

Kembali kepersoalan ritel, saya mungkin bukan salah satu costumer yang baik apalagi loyal. Akan tetapi ngga tahu mengapa setiap ke tempat tersebut, saya selalu merasa nyaman dan seakan ada yang membisiki saya untuk kembali belanja ke sana. Dan saya harap itu adalah sebuah doa yang keluar dari penjaga cewek yang saya taksir (kayaknya dia memang suka pada saya, saya yakin itu!). Jujur ngga ada yang memaksa saya, ngga ada todongan pistol atau ancaman yang akan membahayakan jika saya tidak memilih untuk belanja di sana. Itulah sebabnya saya merasa bahwa ritel adalah ruang yang nyaman dan sebuah bisnis yang menguntungkan.

Dari pengalaman itu, saya sangat tertarik untuk membuat sebuah usaha dengan model kinerja seperti itu, sebuah usaha ritel. Jelas saya butuh modal dan butuh penjaga yang menggoda seperti penjaga tersebut.
Saya mulai memikirkan barang apa yang akan saya jual.
Saya mulai memikirkan tempat mana yang saya bakal siapkan.
saya mulai memikirkan promosi apa yang saya sediakan.
Saya mulai memikirkan harga berapa yang saya tawarkan.
Saya mulai memikirkan penjaga apa yang saya karyawankan.
Saya mulai memikirkan hal apa yang saya "image"kan.
Saya mulai memikirkan dan mulai memikirkan.

Menghitung dan mengumpulkan data dan modal apa yang saya punya. Menjawap setiap apa yang saya pikirkan dengan kalkulasi keuntungan dan kerugian. Memprediksi dan menentukan solusi dari masalah dan kendala yang bakal dihadapi. Yups, semua sudah di neracakan dan telah menjadi big planning dengan kerangka kerja yang telah dituliskan.

Done, semua telah disiapkan, telah selesai dalam sebuah bisnis ritel baru, ritel teater. Ada yang tertarik untuk infestasi?
dan kamu mBro siap saya karya(wan)kan. Are you ready mBro?.


Teater, buka ruang!

Moko (pengusaha(an) teater)

1 komentar:

ALIENISME ELEKTRONUS mengatakan...

RETAIL TEATER? THEATRE SHOP?

WAH PERLU ITU.....
a good idea (kata orang inggris, klo g salah)
untuk memuaskan para penggelut atau pekerja teater (selain blog ini)

skrng sudah bnyk tmpat sewa VCD/DVD film kini giliran buka tempat Sewa VCD/DVD teater.
kalo perlu bikin cafe teater juga hahaha tiap malam minggu ada yg perfom(biar g mngumpul di situ-situ doang dengan orang-orang itu ajah..)

POKOKE SAYA DUKUNG....!!!!

AYO PARA INVESTOR LIRIK USAHA KAMI

General Rehearseal

General Rehearseal
a Time between Us by Teater Satu Kosong Delapan

Exercise

Exercise
Teater Satu Kosong Delapan