Kami menerima tulisan maupun foto pertunjukan. Silahkan kirim ke tomo_orok@hotmail.com

Kamis, 25 Oktober 2007

Copy Paste Up Load

>> 14.14 waktu Bali <<

Apa yang bisa dilakukan setiap hari oleh kita -ehm, calon aktor-?

Dimulai dari bangun pagi.
Kita bisa melakukan latihan kecil saat bangun pagi. Ya atau semisal setiap harinya bangun setelah jam 12 siang ya ga papa lah..pokoknya "latihan kecil saat bangun tidur".
Bila posisi tidur anda telentang, di ruangan yang agak luas dan sendirian, anda bisa angkat kedua kaki anda lurus, tempelkan lutut anda ke hidung kemudian hentakkan kaki anda sehingga badan anda terangkat. Jaga keseimbangan dan kesadaran agar anda tidak terjatuh. Setelah itu jalanlah pelan menuju tempat air terdekat untuk cuci muka. Gosok pelan muka anda dengan tangan pelan-pelan. Pakai sabun bila perlu. Perhatikan posisi kaki. Anda bisa mengangkat tungkai anda dan berdiri dengan jari-jari kaki sebagai tumpuan layaknya penari balet.

Ambil sikat gigi ples pasta gigi dan gosoklah gigi anda dengan lembut. Buka mulut lebar-lebar, hidung dan mata juga dibuka dengan lebar. Hati-hati jangan sampai tersedak. Rasakan seluruh otot di wajah anda mengencang mengendor, mengencang mengendor dan seterusnya.
Jangan lupa perhatikan posisi kaki. Jari-jari kaki masih sebagai tumpuan dan usahakan lutut anda agak ditekuk. Bila kemudian anda merasa ingin buang air -besar maupun kecil- silahkan cepat-cepat anda buang saja itu air besar maupun air kecil.

Saat buang air, perhatikan juga posisi kaki. Sebaiknya dalam posisi jongkok maupun duduk atau berdiri, jari-jari kaki diusahakan tetap digunakan sebagai tumpuan.
Selesai anda melakukan "ritual-ritual bangun tidur" anda bisa mengambil segelas air putih. Anda bisa meminumnya langsung atau bisa juga dibikin kopi atau teh anget. Terserah selera anda.
Anda harus memastikan seluruh alat gerak anda benar-benar telah anda gerakkan saat bangun tidur. Sambil minum air, anda bisa setel lagu-lagu kesukaan anda lewat radio, tape, vcd/dvd player, ipod atau komputer. Terserah anda. Atau anda tidak suka mendengarkan lagu orang lain? Tidak masalah. Anda bisa menyanyikan lagu anda sendiri.

Akan mengasyikkan bila sambil minum air, menyanyi atau mendengarkan lagu, anda ambil kertas dan ballpoin dan menuliskan hal-hal yang ingin anda kerjakan hari ini misalnya. Atau mungkin ingin menuliskan sesuatu untuk dikirimkan ke blog ini misalnya. Terserah anda, anda ingin menulis apa. Tapi, tidakkah anda kasihan melihat isi blog ini? Bila anda kasihan dan ingin menuliskan sesuatu yang berkenaan dengan teater, silahkan. Dengan senang hati tentu saja saya akan mengup loadnya.

Terus bila anda tidak tidur telentang, bagaimana latihan kecil yang bisa dilakukan?
Yang pertama, ubahlah tubuh anda hingga posisi anda menjadi telentang. Kemudian copy pastekan proses latihan kecil seperti diatas hingga kata "akan mengup loadnya".
Apakah nasib blog ini akan demikian juga: copy paste dan up load?

1 komentar:

dayu mengatakan...

Teater Bukan Benturan, Tom.
Bukan!

Ngga kayak nonton film fight club yang bisa ngebawa kita untuk berpikir chaos.

Tak terkontrol layaknya gugusan bintang di jajaran galaksi yang paling jauh. Jauh, hingga kita bisa berpikir bebas untuk lepas dari aturan.

Karena kita masih manusia,
kita masih butuh etika dan pranata.

sedangkan berlari dan bersembunyi dari realita dan coba mengintik keadaan melalui celah daun talas adalah tindakan seorang pecundang.

Kenapa apa yang telah kau bangun dengan sadar kau robohkan?
Jika kau dasar bahwa apa yang telah kau lakukan ternyata salah, apakah kau harus meradang.

Keep Your Spirit.
'cause U still Be a Leader.

Dayu

General Rehearseal

General Rehearseal
a Time between Us by Teater Satu Kosong Delapan

Exercise

Exercise
Teater Satu Kosong Delapan