Kami menerima tulisan maupun foto pertunjukan. Silahkan kirim ke tomo_orok@hotmail.com

Senin, 07 Januari 2008

Sudah Lupa Ya?

>> Weew..apaan tuuuh?<<

Kayaknya sudah banyak yang lupa deh, kalau tradisi teater kita memang tak mengenal panggung sebangsa proscenium; panggung yang megah en perlu kekhusyukan saat menonton.

Masih inget dengan tradisi "ngelawang" di Bali? Dimana pertunjukan terjadi?
Pertunjukan terjadi di jalanan, di halaman-halaman rumah atau di tanah-tanah kosong.

Lalu misal di Jawa, pernah ngeliat "kuda lumping, jathilan, reog" maen di halaman rumah juga di tanah-tanah kosong?

Saya pikir tradisi teater di semua daerah di Indonesia mempunyai pola yang mirip: teater arena yang akrab dengan penonton.

Wow.

Bila kemudian dengan muncul label "modern" yang mengekor abis tradisi teater barat dari struktur cerita, bentuk pertunjukan hingga model acting, maka tak heran kita menjadi terperangah dan kikuk. Ini di Indonesia tahun
1950'an.

Suatu waktu (1960'an) di Eropa menggejala teater Avant garde (teater garda depan) yang menolak abis bentuk-bentuk teater konvensional. Mereka terang-terangan mengajak penonton untuk tak mengunjungi gedung-gedung pertunjukan, mereka juga mengajak kreator untuk tak bergantung kepada pementasan di dalam gedung pertunjukan.
Mereka bermain di jalan, di halaman, di pasar dan di tanah lapang.

Kini di Indonesia makin ruwet. Separuh sudah lupa dengan "tradisi" teater sendiri dan separuh lagi "tak mencerna" teater barat dengan sempurna.

Seandainya kita inget-inget lagi, maka kayaknya kita baru sadar bila kita tak perlu risau seandainya di tempat kita berada tak memiliki gedung pertunjukan yang super wow!
Toh, mestinya kita bisa bermain dimana-mana seperti kakek buyut kita.

Lalu?


1 komentar:

gerimis pagi mengatakan...

saya jadi teringat dengan kota asal saya di sumatera, cuma punya satu gedung pertunjukkan teater tapiitupun tidak mendapat perawatan yang layak dari pemda maupun dewan kesenian setempat, untungnya seniman2 di sana tetap eksis dan terus manggung ga peduli dengan keadaan tempatnya!

General Rehearseal

General Rehearseal
a Time between Us by Teater Satu Kosong Delapan

Exercise

Exercise
Teater Satu Kosong Delapan